• Rabu, 27 Oktober 2021

Di Masa Pandemi ini, Program Buruan SAE Sangat Bermanfaat bagi Wagra

- Selasa, 14 September 2021 | 11:33 WIB
Buruan SAE (bewarajabar.com)
Buruan SAE (bewarajabar.com)

Bandung, Giwangkara.com -- Jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda, Oded M. Danial menyatakan, salah satu gagasan yang dibawanya usai dilantik menjadi Wali Kota Bandung pada 2018 lalu adalah menumbuhkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat Kota Bandung dalam membentuk ketahanan pangan.

Mengingat, 96 persen pasokan pangan bagi Kota Bandung berasal dari luar daerah. Tak pelak, ketika terjadi inflasi pun kerap ditimbulkan oleh sejumlah komoditas bahan pangan.

Oleh karenanya, di samping menyangkut soal pemenuhan kebutuhan makanan, konsep ketahanan pangan Oded ini memberikan dampak secara perekonomian. Setidaknya bisa mengurangi pengeluaran masyarakat untuk membeli bahan makanan.

Oded pun mulai merealisasikan dengan menghadirkan program Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis) sebagai pengembangan dari konsep urban farming. Namun, Buruan SAE mengusung konten yang lebih komplit.

Buruan SAE ini program Kota Bandung membangun ketahanan pangan. Karena Kota Bandung ketergantuangan pangan dari luar itu sangat besar, itu hampir 96 persen,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar.

Buruan SAE (bewarajabar.com)

Jika pada urban farming hanya fokus pada komoditas tertentu semisal sayuran semata, Buruan SAE ini terintegrasi dengan banyak unsur. Yakni turut meliputi tanaman obat, buah-buahan, olahan hasil, pembibitan dan hewan ternak baik ikan ataupun unggas.

Integrasi Buruan SAE tidak sebatas di komoditas saja, tetapi sekaligus menjadi pola pengelolaan sampah selaras dengan konsep Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah (Kang Pisman). Yakni memanfaatkan sampah organic sebagai kompos media tanam, pupuk, lalu mengembangkan sebagai pakan ternak.

Salah satu pengaplikasian konsep Buruan SAE ditunjukan dengan pembuatan Organic Tower Garden (OTG). Sebuah konsep pemanfaatan ember dan pipa bekas dirakit secara bertumpuk, dimana bagian atas sebagaai media tanam dan di paling bawah untuk pembudidayaan ikan lele.

Halaman:

Editor: kwon oca

Sumber: BewaraJabar.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Data Bank Jatim Diduga Bocor, Dijual Miliaran Rupiah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Ini Dia Aplikasi Trading yang Dipakai Doni Salmanan

Selasa, 5 Oktober 2021 | 23:36 WIB

Uang Elektronik Bantu UMKM Selama Pandemi Covid-19

Jumat, 1 Oktober 2021 | 16:45 WIB

Empat Kunci UMKM untuk Tembus Pasar Global

Minggu, 26 September 2021 | 00:45 WIB

Di Bandung Minyak Bekas Bisa Jadi Uang! Ini Caranya

Sabtu, 25 September 2021 | 20:36 WIB

Penghargaan The Most Resilient Regional Bank 2021

Jumat, 24 September 2021 | 18:59 WIB
X