• Sabtu, 13 Agustus 2022

Pemerintah Dorong Peningkatan Produksi Jagung Guna Penuhi Kebutuhan Nasional Serta Ekspor

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:04 WIB
Menteri Perekonomian  Airlangga Hartarto saat menyampaikan hasil rapat terbatas (Foto : Kemenko)
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan hasil rapat terbatas (Foto : Kemenko)

Giwangkara.com - Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi jagung guna memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun permintaan ekspor.

Disamping upaya penguatan ekosistem pangan dan penguatan pangan nasional, pemerintah juga menerapkan strategi untuk pengembangan jagung menuju swasembada berkelanjutan melalui Roadmap Jagung 2022-2024.

Beberapa negara menerapkan pembatasan ekspor jagung untuk memenuhi kebutuhan jagung dalam negeri.

Hal ini berakibat meningkatnya harga jagung dunia disamping dampak dari kondisi geopolitik global saat ini akibat konflik Rusia - Ukraina.

Baca Juga: Inflasi Bulan Juli 2022 Capai 0,64 Persen Jadi yang Tertinggi Selama 7 Tahun

Pada bulan Juni rata rata harga jagung berkisar USD 335,71/Ton. Harga jagung paling tinggi sepanjang tahun 2022 yakni pada bulan April sebesar USD 348,17/Ton.

Melalui intensifikasi berupa peningkatan produktivitas dan ekstensifikasi berupa perluasan areal tanam baru, pemerintah berharap produksi jagung dapat meningkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan memenuhi permintaan dari negara lain.

Apalagi harga jagung dunia pada periode Januari 2022 - Juni 2022 cenderung mengalami peningkatan dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2021.

Baca Juga: Harga BBM Shell Diseluruh Wilayah Mengalami Penurunan, Bagaimana dengan BBM Pertamina?

Kenaikan terhadap harga jagung dunia sebesar 21,53%. Hal ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk melakukan ekspor terhadap jagung.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai melakukan Rapat Internal Terbatas terkait Peningkatan Produksi dan Ekspor Jagung di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/8/2022) mengatakan bahwa Presiden Jokowi memberikan arahan untuk meningkatkan produksi jagung terlebih dilihat dari harga dunia jagung yang sedang naik.

Baca Juga: Berikut Daftar Saham yang Masuk LQ45 untuk Periode Agustus 2022 Hingga Januari 2023

“Dengan harga global yang sekarang di angka USD335 per ton atau setara Rp5.000 per kg, Bapak Presiden memberikan arahan agar dilakukan peningkatan produksi, termasuk ekstensifikasi dari lahan yang ada,”ujar Menko Airlangga

“Perlu mendorong penggunaan bibit/ benih unggul (benih varietas hibrida jagung), ada 14 varietas yang diharapkan bisa meningkatkan prosuksi menjadi 10,68 – 13,70 Ton/ Ha. Pak Menteri Pertanian akan menyelesaikan regulasi dan kebijakan yang diperlukan.”imbuhnya

Halaman:

Editor: Amat Heryadin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Gaji 10.000.000? : Jadi Driver Air Asia

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:08 WIB

KPK Pantau Perkembangan Kasus Setya Novanto

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:15 WIB

Simak 8 Tips Pelajaran Hidup Dari Warren Buffett

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:48 WIB

Perusahaan Besar Teh Sariwangi Mengalami Kebangkrutan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:14 WIB

Penyebab Harga Mie Instan Naik 3x Lipat

Jumat, 12 Agustus 2022 | 04:02 WIB

Riesca Rose Beberkan Kelakuan Buruk Natalie Holscher

Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:16 WIB

Simak 25 Bursa Kripto yang Terdaftar Dalam Bappebti

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:54 WIB
X