• Sabtu, 13 Agustus 2022

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H, Momentum Hijrah dan Merdekanya Bangsa Indonesia dari Kejahatan Korupsi

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 12:34 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), H. Firli Bahuri
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), H. Firli Bahuri

Giwangkara.com - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah, Sebagai Momentum Hijrah dan Merdekanya Bangsa Indonesia Dari Kejahatan Korupsi dan Perilaku Koruptif.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu, Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan

Syukur Alhamdulillah, Umat Muslim dunia khususnya di tanah air, masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk bertemu dan merayakan kembali Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1444 Hijriah.

Meski angka sebaran relatif menurun, situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini, tentunya membuat berbagai bentuk perayaan Tahun Baru Islam seperti pawai obor massal, yang senantiasa saya ikuti semasa kecil hingga beranjak remaja dikampung halaman, mungkin hanya dapat dilakukan dengan batasan-batasan tertentu, demi keselamatan jiwa kita bersama.

Namun saya percaya dan meyakini, umat tidak sekedar merayakan Tahun Baru Islam sebagai ceremony akbar tahunan yang memang sangat dinanti-nanti setiap muslim dunia, namun esensi serta keutamaan 1 Muharram yang sarat dengan tauladan dan nilai-nilai kehidupan baik didalamnya, tentunya menjadi momentum kebangkitan mental dan spiritual agar kita senantiasa kembali kejalan yang benar, sebagai seorang hamba-Nya.

Muharram memiliki arti yang diutamakan atau dimuliakan, karena beragam peristiwa bersejarah dan sangat penting bagi peradaban, perkembangan dan kemajuan Islam, salah satunya Hijrah Nabi Besar Muhammad SAW, terjadi di bulan yang penuh rahmat ini.

Hijrah secara bahasa berasal dari kata hajara yang maknanya adalah berpindah atau menjauhi dan atau memutus dan meninggalkan sesuatu yang tidak baik.

Rasulullah SAW juga pernah mengatakan, orang yang berhijrah adalah orang yang berpegang teguh pada amar ma'ruf nahi munkar menjalani perintah serta menjauhi apapun yang dilarang oleh-Nya dan niat berhijrah untuk tujuan meninggalkan keburukan atau kondisi yang bertentangan dengan Al Quran serta hadis, idealnya semata-mata dilakukan karena Allah SWT, sebagaimana QS. Al-Baqarah ayat 218:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَٰئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Halaman:

Editor: Amat Heryadin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fadilah Doa Nabi Yunus Yang Dapat Mengabulkan Hajat

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:16 WIB

Amalkan Doa Nabi Yunus : Agar Hajat Terkabul

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 06:52 WIB

Arti Surat An Nas, Tafsir Ayat 1-6

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 01:51 WIB

Perbanyak Sedekah Di Bulan Lebaran Anak Yatim

Rabu, 10 Agustus 2022 | 04:10 WIB

Memaknai Hari Lebaran Yatim

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:16 WIB

Peristiwa Penting pada 10 Muharram

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:15 WIB

3 Cara Ampuh Meraih Cita cita Menurut Islam

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 17:17 WIB

Ingin Hajat Cepat Di Kabulkan? Amalkan Doa Ini.

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 07:34 WIB

Keindahan Bulan Muharram Bagi Umat Islam

Rabu, 3 Agustus 2022 | 13:33 WIB

Konsep Mencari Rezeky Dalam Islam

Minggu, 31 Juli 2022 | 21:12 WIB
X