• Minggu, 22 Mei 2022

Jokowi: Kita Nol Emisi Karbon di 2060, Bagaimana Agar Terlaksana?

- Minggu, 28 November 2021 | 16:15 WIB
Presiden Joko Widodo (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, Giwangkara.com -- Dilansir dari Narasinewsroom, Minggu (28/11/2021) Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyampaikan “Kalau untuk net zero emission, Indonesia nanti (menjalankannya) di 2060. Implementasi kebijakan ini bukan sesuatu yang mudah tapi negara kita, sekali lagi memiliki potensi yang sangat besar”

Untuk merealisasikan rencana ini, Indonesia merumuskan sejumlah kebijakan, yang salah satunya adalah berencana untuk menghentikan penggunaan PLTU atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap batu bara sebesar 5,52 giga watt hingga 9,2 giga watt pada 2030.

Hal ini dipertegas dengan ditandatanganinya Global Coal to Clean Power Transition, di Conference of the porties 26 Glasgow, untuk mempercepat penghapusan penggunaan batu bara.

Baca Juga: Penerapan Aturan Baru, WNA dari 8 Negara ini Dilarang Masuk Indonesia. Negara Mana Saja?

Pemerintah pun menargetkan bauran penggunaan energi baru dan terbarukan atau EBT hingga 25% pada 2025.

Namun transisi menuju energi terbarukan ini masih dianggap berjalan dengan lambat.

Misalnya pada 2020, batu bara masih mendominasi bauran energi nasional sebesar 38,04% jumlah tersebut berdasarkan data tari kementrian ESDM. Masih dari data kementrian ESDM, mencatat penggunaan energi baru dan terbarukan baru mencapai 11,2%.

Baca Juga: Longsor di Ciwidey Kabupaten Bandung, 1 Orang Meninggal Dunia

Hal ini disayangkan karena indonesia memiliki potensi besar energi terbarukan yang mencapai 418 giga watt.

Halaman:

Editor: kwon oca

Sumber: Narasi Newsroom

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PWI & IKWI Berbagi Dalam Harmoni Ramadhan 1443 H

Jumat, 22 April 2022 | 19:06 WIB

Pembangunan Kawasan Industri Pasti Ada Dampaknya

Kamis, 24 Februari 2022 | 14:17 WIB
X