• Jumat, 30 September 2022

Siapa Pencetus Lomba Panjat Pinang?

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 06:50 WIB
Berbagai hadiah di puncak pinang membuat para peserta lomba semangat bersuka cita. Hadiahnya memang tak seberapa, namun antusiasme dalam memeriahkan kemerdekaan RI yang menjadi penyemangatnya. (Instagram feed @niasdjun)
Berbagai hadiah di puncak pinang membuat para peserta lomba semangat bersuka cita. Hadiahnya memang tak seberapa, namun antusiasme dalam memeriahkan kemerdekaan RI yang menjadi penyemangatnya. (Instagram feed @niasdjun)

Giwangkara.com, - Perlombaan panjat pinang dalam merayakan hari kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus merupakan salah satu simbol perayaan kemerdekaan.

Panjat pinang salah satu perlombaan paling menarik yang ditunggu dan disaksikan setiap warga yang mengadakan perlombaan tersebut.
Meskipun berbahaya, perlombaan ini sangatlah seru dan paling di nantikan. Berbagai hadiah di puncak pinang membuat para peserta lomba semangat bersuka cita. Hadiahnya memang tak seberapa, namun antusiasme dalam memeriahkan kemerdekaan RI yang menjadi penyemangatnya.

Siapa awal pencetus lomba panjat pinang?

Dikutip dari detik.com Lomba panjat pinang ternyata memiliki sejarah panjang dan filosofi mendalam. Bahkan disebutkan bahwa panjat pinang adalah warisan yang diturunkan bangsa Belanda sejak zaman kolonial. Para pendukung panjat pinang melihat bahwa permainan ini mengajarkan kerja keras, kerjasama, dan mengutamakan kekompakan.

Dikutip dari Instagram resmi Ditjen GTK Kemdikbud RI, lomba panjat pinang berasal dari hiburan panjat tiang ketika orang Belanda berada di Indonesia pada zaman kolonialisme. Uniknya, lomba ini masih eksis bahkan puluhan tahun setelah Indonesia merdeka.

Baca Juga : Mengapa Harus Pasang Bendera Menjelang Hari Kemerdekaan

Sejarah Panjat Pinang di Indonesia
Dihimpun dari data detikEdu, panjat pinang merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk memperingati Koninginnedag atau Hari Ratu. Momen perayaan ini digelar setiap tanggal 31 Agustus sebagai peringatan kelahiran Ratu Belanda, Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau.

Di momen ini, semua lapisan masyarakat di Hindia Belanda (Indonesia) diminta untuk berkumpul mengikuti festival, karnaval, hiburan, pasar kaget dan juga termasuk lomba panjat pinang. Gelaran panjat pinang ini disebut oleh masyarakat Belanda sebagai de Klimmast yang berarti memanjat tiang.

Dikutip dari buku Hiburan Masa Lalu dan Tradisi Lokal oleh Fandy Hutari, disebutkan bahwa permainan panjat pinang sudah digelar sejak 1930-an. Panjat pinang juga menjadi ajang yang menarik sehingga kerap digelar untuk perayaan pernikahan, kenaikan jabatan hingga ulang tahun.

Halaman:

Editor: Dede Zulfia Nurhayati

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Twibbon Gratis Peringati Peristiwa G30S PKI

Jumat, 30 September 2022 | 08:45 WIB
X