• Senin, 5 Desember 2022

Polri Sebutkan Kemungkinan Adanya Pelaku Lain, Kasus Hacker Bjorka Melibatkan Lebih dari Satu Orang?

- Selasa, 20 September 2022 | 23:16 WIB
Tangkapan Layar/YouTube/POLRITV
Tangkapan Layar/YouTube/POLRITV

Giwangkara.com – Gulir kasus peretasan yang dilakukan Bjorka hingga saat ini perburuan melacak sang hacker masih terus dijalankan Tim Khusus yang dimotori oleh Polri.

Seperti diketahui aksi sang hacker (Bjorka) menghebohkan masyarakat Indonesia beberapa waktu lalu, diawali dengan membocorkan data kependudukan, identitas pejabat publik, hingga menyinggung peristiwa Munir dan KM 50.

Setelah aksinya yang menggemparkan tersebut Bjorka mulai mendapat perhatian dari pemerintah, yang mana Presiden Jokowi menanggapi dengan pembentukan tim khusus untuk menangkap sang hacker.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tulis Surat Dibalik Jeruji Besi, Sebut Nama Dan Sejumlah Fakta Lainya..

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu terkait hal ini, kepolisian telah menetapkan seorang pemuda asal Madiun sebagai tersangka dalam kasus hacker Bjorka.

Dan kabar terbarunya, Polri menyebutkan kepada wartawan (20/9/2022), bahwa terbuka kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus peretasan oleh hacker Bjorka.

Hal ini disampaikan langsung oleh Irjen Pol Dedi Prasetyo selaku Kadiv Humas Polri, ia menyebutkan adanya kemungkinan tersangka lain ketika ditanyakan mengenai hal tersebut oleh wartawan.

Baca Juga: Inilah Tanggapan Anonymous Soal Hal yang Akan Terjadi Pada 25 September Mendatang

“Ya tentunya (kemungkinan tersangka lain), kan masih berproses,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangannya, dikutip Giwangkara.com dari PMJNews.com

Irjen Pol Dedi melanjutkan, untuk detail pastinya pihaknya saat ini belum banyak menerima informasi dari tim khusus terkait pengusutan lebih lanjut terkait hacker Bjorka.

Namun, Irjen Pol Dedi memastikan akan menyampaikan hasilnya kepada wartawan jika nanti dirinya telah menerima data dari tim khusus.

Baca Juga: Profil Wendy Walters Istri Reza Arap Lengkap dengan Agamanya

“Timsus (tim khusus) sedang bekerja dan mungkin juga kalau sudah ada hasil kerja timsus nanti dan disampaikan ke saya, datanya akan saya sampaikan,” jelas Irjen Pol Dedi.

Adapun informasi, terkait seorang pemuda berinisial MAH (21) asal Madiun, Jawa Timur yang ditetapkan sebagai tersangka.

MAH ditetapkan tersangka atas keterlibatannya dalam penyebaran data pribadi di channel Telegram, dan turut memfasilitasi aksi dari hacker Bjorka.

Baca Juga: Anonymous Nyatakan Perang Cyber dengan Pemerintah Indonesia, Pesan : Jangan Terlalu Menggunakan Chrome

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, bahwa MAH ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Pasalnya kan sudah disebutkan terkait UU ITE. UU ITE ada pasalnya,” ujar Dedi kepada wartawan, Senin (19/9/2022). Dikutip Giwangkara.com dari PMJNews.com.

Baca Juga: Reza Arap Dituding Selingkuh dari Wendy Walters, Rossa Keseret Karena Ini

“Pasal 46, Pasal 48, Pasal 32, dan Pasal 31 UU ITE,” tambahnya.

Sampai dengan berita ini diturunkan, tim Giwangkara.com masih akan melakukan pemantauan lebih lanjut terkait perkembangan dari kasus ini.*

Editor: Amat Heryadin

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GoTo

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:18 WIB
X