• Kamis, 8 Desember 2022

Beri Klarifikasi Terkait Shadow Organization, Nadiem Makarim: Ada Satu kesalahan Dalam Menggunakan Kata

- Rabu, 28 September 2022 | 19:19 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim Saat Menjadi Pembicara Transforming Education Summit 2022 di markas besar PBB/Foto Tangkapan layar YouTube
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim Saat Menjadi Pembicara Transforming Education Summit 2022 di markas besar PBB/Foto Tangkapan layar YouTube

Giwangkara.com - Sempat viral di media sosial Twitter video yang menampilkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyebutkan shadow organization.

Nadiem Makarim mengatakan bahwa shadow organization bukan merupakan vendor untuk kementerian melainkan memiliki posisi yang setara dengan Direktur Jenderal.

Nadiem Makarim sempat mendapat kritikan pedas terkait shadow organization ini.

Senin, 26 September 2022 dalam rapat kerja komisi X DPR, Nadiem memberikan klarifikasi terkait penggunaan kata shadow organization pada saat menjadi pembicara di Transforming Education Summit yang digelar di markas besar Perserikatan Bangsa -Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.

Baca Juga: Fakta Menarik Jalan-Jalan ke Tanjungbalai Asahan

Nadiem menjelaskan bahwa ada kesalahan dalam menggunakan kata tersebut.

“Ada satu kesalahan dalam menggunakan kata 'shadow organization', yang saya maksud itu organisasi mirroring’ terhadap kementerian kami,” ujarnya Nadiem.

“Artinya setiap Dirjen yang menyediakan layanan bisa menggunakan tim yang bekerja sama untuk mendorong dan menerapkan kebijakan melalui platform teknologi,” jelasnya lagi.

Baca Juga: Aksi Arsy Roasting Sang Ayah Anang Hermansyah Buat Warganet Gemas, Netizen: Duplikat Aurel

Akibat menggunakan frasa shadow organization, masyarakat menilai itu kalau pembentukan organisasi bayangan itu menyalahi susunan organisasi dan tata kerja yang ada di kementerian.

Nadiem mengatakan bahwa organisasi yang dimaksud sebenarnya adalah GovTech Edu yang merupakan bagian dari PT Telkom.

Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek, Prof. Nizam angkat bicara.

Baca Juga: Mencari Camilan Diet? Berikut Cemilan Yang Dapat Di Konsumsi Ketika Diet

Menurutnya, shadow organization yang dimaksud oleh Nadiem merupakan sebuah tim information and technology (IT).

“Itu tim IT di bawah pusat data dan informasi (Pusdatin) di bawah Sekjen,” ujar Nizam.

Sementara Kepala Pusdatin Kemendikbud Ristek Hasan Chabibie menyebut bahwa tim teknologi tersebut terdiri dari para ahli yang bertugas mengembangkan beragam platform.

Baca Juga: Intip 5 Cara Mengatasi Overthinking, Nomor 5 Paling Ampuh!

“Tim teknologi yang disebutkan Mas Menteri ini adalah para ahli di bidang teknologi, data, dan aplikasi yang terlibat dalam merancang dan mengembangkan berbagai platform teknologi untuk sektor pendidikan,” ucapnya.

Tim ini berkolaborasi intensif dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud beserta unit -unit teknis terkait.

Kolaborasi dengan jajaran Kemendikbud ini terjadi dalam pelaksanaan riset, pematangan konsep, pengembangan produk teknologi dan optimalisasi pemanfaatan layanan digital.

Baca Juga: Siapa yang Dimaksud Nadiem Makarim Sebagai Shadow Organization? Wargnanet: 400 Orang itu Gak Sedikit, Banyak

Unggahan video berdurasi 45 detik yang viral di media sosial Twitter itu menunjukan saat Nadiem sedang menghadiri sebuah rapat dan menyampaikan pendapatnya.

"Right now we have 400 product manager, software engineers and scientist that have created of shadow organization attach to our ministry (Saat ini kita memiliki 400 manager produk, insinyur perangkat lunak dan ilmuwan yang bekerja sebagai organisasi bayangan yang melekat kepada Kementerian," ujar Nadiem.***

Editor: Amat Heryadin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GoTo

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:18 WIB
X