• Kamis, 8 Desember 2022

'Darah Itu Merah, Jenderal' Kutipan Film PKI yang Sangat Melekat pada G30S PKI Karya Arifin C Noer

- Rabu, 28 September 2022 | 19:49 WIB
Darah Itu Merah, Jendral! penggalan kutipan dari film karya Arifin C Noer, yang menceritakan tentang Pengkhianatan G30S PKI.
Darah Itu Merah, Jendral! penggalan kutipan dari film karya Arifin C Noer, yang menceritakan tentang Pengkhianatan G30S PKI.

Giwangkara.com - 'Darah Itu Merah, Jendral!, bukan main wanginya minyak wangi Jenderal, begitu harum sehingga mengalahkan amis darah sendiri’.

Itulah penggalan kutipan dari film karya Arifin C Noer, yang menceritakan tentang Pengkhianatan G30S PKI.

G30S PKI merupakan Gerakan yang dilakukan oleh PKI yang tejadi pada tanggal 30 September 1965, sehingga mengakibatkan enam jenderal dan satu ajudan jenderal wafat.

Peristiwa ini diabadikan dalam Film karya Arifin C Noer yang diproduksi oleh PFN (Produksi Film Negara) dengan kutipan menarik ‘darah itu merah, jenderal’.

Baca Juga: Soeharto Kawan atau Pahlawan dalam G30S PKI?

Film karya Arifin C Noer berjudul “Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI” tersebut dibuat pada 1984, dengan memperlihatkan kejamnya anggota PKI dengan kutipan ‘darah itu merah, jenderal’.

Film ini dipertontonkan setiap tahun pada masa pemerintahan orde baru setiap tanggal 1 Oktober.

Film tersebut wajib disiarkan setiap tahunnya dan dipertontonkan kepada seluruh masyarakat Indonesia guna memperlihatkan upaya pemerintah order baru menumpas PKI.

Baca Juga: Aksi Sepihak PKI Rampas Tanah Milik Pesantren Sebelum Meletusnya Gestapu. Ini Pandangan Prof. Salim Said

Namun sejak lengsernya Soeharto dari kursi kepresidenan tahun 1998, pada bulan September tepat lima bulan setelah orde baru runtuh, Mentei Penerangan saat itu, Yunus Yosfiah menyatakan film tersebut tidak wajib ditayangkan kembali.

Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan partai komunis terbesar di seluruh dunia di luar Tiongkok dan Uni Soviet.

Sampai pada tahun 1965 anggotanya antara lain : serikat buruh, pergerakan para petani (Barisan Tani Indonesia), pergerakan wanita (Gerwani), organisasi penulis dan artis serta pergerakan sarjananya.

Baca Juga: Awal Mula Ketegangan PKI dan TNI Prof. Salim Said : PKI Agresif Karna Doktrin Soekarno

PKI mempunyai lebih dari 20 juta anggota dan pendukung pada zaman itu, yang diketuai oleh DN Aidit.

Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan. Kemudian, Soekarno menetapkan konstitusi di bawah dekret presiden dengan dukungan penuh dari PKI.

Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jenderal militer ke posisi-posisi yang penting.

Halaman:

Editor: Amat Heryadin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GoTo

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:18 WIB
X