• Kamis, 2 Desember 2021

Tiga Aspek Mencegah Keretakan Rumah Tangga

- Senin, 25 Oktober 2021 | 15:15 WIB
Cahaya Islam
Cahaya Islam

Giwangkara.com - Keluarga sakinah (tentram) dapat terwujud manakala hak dan kewajiban antara suami istri terpenuhi, di antaranya pemenuhan nafkah dari ayah kepada istri dan anak-anak.

Sehingga ketika nafkah terhambat, seringkali menjadi alasan untuk mengakhiri biduk rumah tangga.

Kondisi pandemi, rupanya mendorong terjadinya perceraian. Provinsi Jawa Barat menempati posisi pertama dengan kasus perceraian tertinggi selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (MA) Aco Nur. (PikiranRakyat.com, 15/10/2021). Penyebab yang dominan adalah terkait ekonomi.

Penulis sendiri banyak mendapatkan keluhan dari beberapa kenalan, tentang kesulitan ekonomi di masa pandemi ini.

Baca Juga: Simak 6 Tren Muslim 2021! Dari Busana, Rumah Hingga Pernikahan Syar`i

Berupa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Sementara anggota keluarga berkumpul semua di rumah akibat PPKM.

Adapun mereka yang menjalani isolasi, secara otomatis tidak bisa mencari nafkah. Jika beruntung, ada juga pihak yang peduli, meski tentunya tidak dapat mencukupi kebutuhan selama isolasi.

Penanganan pandemi yang dianggap tidak serius, meyebabkannya berlarut. Dalam kehidupan kapitalistik saat ini, petimbangan ekonomi dan bisnis terlihat lebih diutamakan dibandingan keselamatan jiwa masyarakat.

Halaman:

Editor: Amat Heryadin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mencegah 'Tidak' Lebih Baik

Selasa, 9 November 2021 | 14:57 WIB

Manusia Silver dan Manusia Emas

Selasa, 9 November 2021 | 14:41 WIB

Tiga Aspek Mencegah Keretakan Rumah Tangga

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Dengan Sistem Organik Tingkatkan Hasil Pertanian

Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:00 WIB
X