• Rabu, 27 Oktober 2021

Sadis! Demi Pelajari Ilmu Hitam, Orang Tua Tega Cungkil Mata Anaknya

- Sabtu, 4 September 2021 | 21:32 WIB
 
  Anak perempuan di Gowa, Sulsel menjadi korban pencungkilan mata oleh orang tuanya sendiri. Foto: Dok. Istimewa
 
Giwangkara.com - Seorang anak perempuan berumur 6 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi korban pencungkilan mata oleh kedua orang tuanya sendiri.
 
 
Beruntung, aksi penganiayaan oleh kedua orang tua tersebut sempat dicegat oleh warga sekitar. Anak tersebut segera dilarikan ke rumah sakit dan dapat diselamatkan, meski ia nyaris buta.
 
Kasubag Humas Polres Gowa Sulsel AKP Mangatas Tambunan mengatakan, kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) ini sementara masih dalam penyelidikan. Korban juga dipastikan mendapat perawatan medis di RS Syekh Yusuf Sungguminasa, Kabupaten Gowa.
 
"Sementara dalam penyelidikan. Kasusnya ini ditangani Polsek Tinggimoncong," kata Tambunan, Sabtu (4/9).
 
Kasus KDRT ini diduga bukan hanya melibatkan ayah dan ibu si anak. Melainkan juga paman, kakek dan neneknya. Saat ini mereka berlima telah diamankan oleh kepolisian setempat.
 
Sementara kedua orang tua anak itu dilakukan pemeriksaan kejiwaan untuk mengetahui apakah menderita gangguan jiwa.
 
 
"Kedua orangtuanya (ayah-ibu) sudah dibawa ke rumah sakit jiwa untuk diperiksa kejiwaan," imbuhnya.
 
Saat ditanya terkait motif penganiyaan tersebut, Tambunan belum dapat memastikan. Ia mengaku masih mendalami penyebab, meski ia mendapat kabar kedua orang tua gadis cilik itu tega melakukan penganiayaan karena sedang mempelajari ilmu hitam.
 
"Saya tidak bisa berkomentar terkait hal itu," tegasnya.
 
Penganiayaan tersebut berhasil dicegah oleh paman korban bernama Bayu (35). Ia memergoki kedua orang tua korban berusaha mencungkil mata bocah malang tersebut, sementara kakek, nenek dan pamannya yang lain memegangi korban.
 
-
Anak perempuan di Gowa, Sulsel menjadi korban pencungkilan mata oleh orang tuanya sendiri. Foto: Dok. Istimewa
"Saya ini dari melayat dan duduk di depan rumahnya. Tiba-tiba ada tangisan anak dan ketika masuk ke rumahnya, ternyata anak ini mau dicungkil matanya. Kakek-nenek dan pamannya ikut memegang," kata Bayu.
 
 
Bayu mencurigai, anak perempuan malang ini hendak dijadikan tumbal. Sebab, pelaku diduga tengah mempelajari ilmu hitam dan sesat.
 
Dugaan itu dikuatkan oleh ritual aneh setiap malam tertentu di rumah korban. Bahkan, ibunya mengaku melakukan hal itu karena adanya bisikan gaib.
 
"Betulan. Ada halusinasi gaib begitu. Kata keluarga, mereka (pelaku) dicurigai belajar ilmu hitam," jelasnya.

Editor: Riki Renggana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Terkini

320 Botol Bir Asal Bali Disita Tim Cobra Alpha

Rabu, 27 Oktober 2021 | 02:22 WIB

Sengketa Batas Lahan, Dua Petani Ini Saling Bacok

Selasa, 26 Oktober 2021 | 03:30 WIB

Jual Barang Temuan, Bisa Berurusan Dengan Polisi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 01:49 WIB

Lakukan Uji Coba, Dua Kereta LRT Tabrakan di Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:13 WIB
X