• Kamis, 2 Desember 2021

Bekantan, Satwa Endemik Kalimantan Selatan Melahirkan di Tengah Perkotaan

- Kamis, 23 September 2021 | 22:01 WIB
Induk bekantan sedang memeluk anaknya di Faunaland Ancol. Kelahiran anak bekantan ini pertama kali terjadi di Faunaland Ancol. (Kurniawan Darnasutisna)
Induk bekantan sedang memeluk anaknya di Faunaland Ancol. Kelahiran anak bekantan ini pertama kali terjadi di Faunaland Ancol. (Kurniawan Darnasutisna)

Jakarta, Giwangkara - Bekantan adalah mamalia yang termasuk ke dalam ordo primata dalam klasifikasi ilmiah. Hewan dengan nama ilmiah Nasalis larvatus ini termasuk ke dalam daftar hewan yang dilindungi undang-undang berdasarkan UU Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam No. 5 Tahun 1990.

Sejak tahun 2000, satwa endemik Kalimantan Selatan ini sudah berstatus terancam punah dan sudah sangat langka dijumpai di alam liar. Hal tersebut terjadi karena bekantan mengalami penurunan populasi di habitatnya yang diakibatkan maraknya perburuan yang berkelanjutan dan perusakan hutan yang menjadi tempat tinggalnya.

Namun belum lama ini ada kabar gembira dari Faunaland Ancol. Faunaland Ancol yang terletak di Jakarta Utara ini berhasil mengembangbiakan bekantan. Seperti yang disampaikan oleh dr. Roy, penanggung jawab di Faunaland yang didampingi Fardhan Khan dalam Youtube Channel deHakims milik Irfan Hakim.

Baca Juga: Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 distop oleh Kemensos? Apa Alasannya?

“Kami mengetahui bekantan ini bunting pada 1 Mei 2021, saat itu ukuran janinnya sudah sekitar 10 cm, berarti sudah ± sebulan,” ungkap dr. Roy.

Masa kehamilan bekantan itu kurang lebih 166 hari atau 5-6 bulan. Rata-rata bekantan memiliki anak satu, namun bisa juga kembar, sama seperti manusia.

Sebelumnya, Faunaland diberi kepercayaan oleh negara dengan dititipkannya sepasang bekantan untuk dikembangbiakan di tempat yang menjadi bagian dari Ancol itu. Lalu pada tanggal 15 September 2021 sekitar pukul 07.30 WIB telah lahir bayi bekantan secara normal dengan insting alami induknya dan akan dirawat oleh induknya sekitar satu sampai dua tahun sampai disapih.

“Bekantan ini disapihnya bisa sampai dua tahun, dia digendong ibunya bisa sampai satu tahun,” ujar dr. Roy yang menjawab pertanyaan Irfan Hakim.

Baca Juga: Kebakaran di Lapas Kelas I Tanggerang, Polda Metro Jaya Menetapkan Tiga Tersangka

Selain di Faunaland, bekantan juga berhasil dikembangbiakan di Kebun Binatang Surabaya dan satu kebun binatang lainnya.

Halaman:

Editor: Kurniawan Darnasutisna

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mayat Misterius Ditemukan di Sungai Dengkeng

Senin, 29 November 2021 | 21:45 WIB
X