• Kamis, 2 Desember 2021

Sengketa Batas Lahan, Dua Petani Ini Saling Bacok

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 03:30 WIB
Pelaku saling bacok mendapat perawatan di Puskesmas setempat (Polres Bima Kota)
Pelaku saling bacok mendapat perawatan di Puskesmas setempat (Polres Bima Kota)

Giwangkara.com - Gara-gara batas lahan garapan, dua petani di Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima berselisih paham, cekcok dan berujung saling bacok.

Peristiwa mengenaskan itu, jelas Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kapolsek Wawo Iptu H Rusdin, terjadi pada Sabtu kemarin, 23/10/2021.

Dua petani yang bersitegang gegara batas lahan di So Nae Waduramba Desa Kaowa Lambitu itu, jelas Iptu Rusdin, yaitu TY (44 thn) dan BK (48 Thn).

Baca Juga: Jual Barang Temuan, Bisa Berurusan Dengan Polisi

Adapun kronologi kejadian urai Kapolsek, sebelumnya kedua belah pihak memiliki permasalahan sengketa batas tanah dan telah disepakati bersama untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga: Geger Penemuan Bayi Laki - Laki di Areal Pemakaman Dusun Tomang Omang

Namun beberapa hari kemudian kembali terjadi selisih batas tanah. Perkelahian tidak terelakan, saat keduanya berpapasan. Akibat emosi tak tertahankan saat cekcok, keduanya saling bacok.

Baca Juga: Siswa dan Guru Terpapar Covid 19, 14 Sekolah Kembali Menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Beruntung warga yang melihat keduanya tengah saling gumul, langsung melerai dan mengamankan parang.

TY jelas Kapolsek, mengalami luka robek pada pergelangan tangan kiri sementara BK mengalami luka robek pada kelopak mata sebelah kanan, luka robek pada pelipis kanan, luka robek pada alis kanan dan luka robek pada alis kiri.

Halaman:

Editor: Martika Edwandi

Sumber: M. Edwandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mayat Misterius Ditemukan di Sungai Dengkeng

Senin, 29 November 2021 | 21:45 WIB
X