• Kamis, 20 Januari 2022

Hindari Bentrok Warga Pasca Penganiayaan Berat, Personil Polres Bima Lakukan Pengamanan Di TKP

- Minggu, 28 November 2021 | 22:02 WIB
sekelompok warga Sakuru mengejar pelaku pembacokan (Humas Polres Bima)
sekelompok warga Sakuru mengejar pelaku pembacokan (Humas Polres Bima)

Giwangkara.com - Seorang warga Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima berinisial SR (L/44) nekat membacok korban berinisal AR alias Atok (L/45), warga Desa Sakuru Kecamatan Monta di tengah kerumunan warga Sakuru lainnya tengah menggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sakuru.

Penganiayaan tersebut berlangsung sekitar pukul 08.45 wita, Minggu (28/11/21) pagi tadi, mengakibatkan korban terkapar tak sadarkan karena luka parah di bagian kepalanya akibat bacokan parang pelaku.

Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka WDP, dalam keterangannya, menuturkan. saat korban bersama warga Sakuru lainnya sedang menggali kuburan, tiba-tiba datang pelaku dengan membawa sebilah parang dari arah belakang korban.

Setelah pelaku berada tepat di belakang korban, pelaku langsung membacok korban hingga korban jatuh terkapar tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Puskesmas Monta untuk mendapatkan penanganan medis. “Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri,” ungkap Adib.

Baca Juga: Ini Peran Tersangka Kasus Mutilasi di Bekasi, Golok Diasah Saat Korban Tidur

Karena kondisi korban yang kritis, pihak PKM Monta sendiri merujuk korban yang masih tak sadarkan diri itu ke RSUD Bima dengan menggunakan Ambulance.

Sementara itu, bertutur Adib lebih lanjut, usai membacok korban, pelaku melarikan diri ke arah persawahan di sebelah timur perkampungan Desa Sakuru.

Nahasnya, upaya pelaku melarikan diri tidak berjalan mulus. Karena setelah dikejar oleh sekelompok warga Sakuru, beberapa saat kemudian pelaku terkepung.

“Pelaku terkepung dan tidak bisa lari ke arah timur (Desa Tangga) sehingga pelaku kembali ke arah barat (Desa Sakuru),” terang Adib.

Baca Juga: Kasus Mutilasi di Bekasi, Motifnya Pelaku Sakit Hati Istrinya Pernah Dicabuli Korban

Halaman:

Editor: Martika Edwandi

Sumber: Bid Humas Polda NTB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X