• Kamis, 20 Januari 2022

Tersangka Kasus Mutilasi di Bekasi, Akhirnya Ditangkap Setelah Sempat Menjadi Buronan

- Selasa, 30 November 2021 | 15:47 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (Kompas.com/Abdul haq yahya maulana )
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (Kompas.com/Abdul haq yahya maulana )

Bekasi, Giwangkara.com -- Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi akhirnya berhasil menangkap buronan kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dilansir dari Kompas.com, buronan berinisial ER tersebut berhasil ditangkap pada hari Minggu (28/11/2021) di kediamannya yang bertempat di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya pihak kepolisian telah mengamankan dua pelaku pembunuhan berencana yang berinisial FM (20) dan MAP (29).

Baca Juga: Ini Dia Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Delta dan Omicron

Kasus ini bermula saat seorang pria berinisial RS menjadi korban pembunuhan dan jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi. Para pelaku memutilasi jasad korban menjadi 10 bagian yang kemudian dibuang di tiga tempat terpisah yaitu di Tanjung pura, Karawang dan Cikarang Utara dengan maksud untuk menghilangkan jejak.

Potongan jasad tersebut ditemukan warga pada sabtu (27/11/2021) pagi yang langsung dilaporkan ke Polres Metro Bekasi. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Memalui hasil penyelidikan tersebut, mengarah pada penangkapan FM dan MAP pada Sabtu sore, sekitar pukul 15.00 WIB di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Jokowi: Kita Nol Emisi Karbon di 2060, Bagaimana Agar Terlaksana?

Berdasarkan penyelidikan motif pembunuhan diperkirakan adalah sakit hati terhadap korban karena pernah menghina pelaku dan istrinya, tidak hanya itu istri pelaku pun pernah dicabuli oleh korban. Sebelum melakukan pembunuhan tersebut, para pelaku terlebih dahulu mengajak korban untuk mengonsumsi narkoba, dan saat korban tertidur para pelaku pun membunuh korban.

Atas perbuatan tersebut, para pelaku dijerat Pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP, dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Editor: kwon oca

Sumber: Kompas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X