• Selasa, 5 Juli 2022

Penjelasan PVMBG Badan Geologi Terkait dengan Laporan Adanya Pengeluaran Asap Gas di Kawah Ratu

- Minggu, 13 Februari 2022 | 13:44 WIB
Tangkuban Parahu (Instagram/twa_tangkubanparahu)
Tangkuban Parahu (Instagram/twa_tangkubanparahu)

Kab. Bandung Barat, Giwangkara.com -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menjelaskan penyebab hembusan gas setinggi 100 meter di kawasan Tangkuban Parahu.

Hal itu terkait dengan laporan adanya pengeluaran asap gas di Kawah Ratu pada Sabtu 12 Februari 2022 siang.

Dilansir dari akun Instagram @Prfmnews, menurut Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono, hembusan gas yang terjadi diduga akibat adanya air bawah permukaan atau air yang meresap ke bawah permukaan, yang terpanaskan oleh batuan panas di bagian dangkal dibawah permukaan kawah dan membentuk akumulasi uap air (steam) bertekanan tinggi.

Baca Juga: Berikut Lirik dan Chord / Kunci Gitar Mudah Lagu Angin Malam - Broery Marantika

"Sehingga terjadi over pressure dan keluar melalui rekahan sebagai zona lemah, berupa hembusan yang cukup kuat," kata Eko dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, hembusan berwarna putih mengindikasikan di dominasi oleh uap air. Dinamika aktivitas vulkanik di dekat permukaan seperti ini dapat terjadi karena adanya perubahan kesetimbangan energi yang berasal faktor internal maupun eksternal.

Faktor internal berasal dari tekanan uap magma yang naik dari kedalaman. Sedangkan faktor eksternal dapat berasal dari curah hujan dan tingkat evaporasi/penguapan.

Baca Juga: Tedy Rusmawan Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Gedebage: Pemkot Bisa Menampung Aspirasi Masyarakat

Terkait kegempaan Gunung Tangkuban Parahu, Eko menyebutkan dari hasil pengamatan, tidak menunjukkan adanya pola kenaikan.

Halaman:

Editor: kwon oca

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Si Jago Merah Beraksi di RS Siloam Palembang

Selasa, 5 Juli 2022 | 12:25 WIB

Pesepeda Menjadi Korban Tabrak Lari Pajero Putih

Minggu, 3 Juli 2022 | 21:19 WIB

Jepang Dilanda Cuaca Panas Ekstrem

Minggu, 3 Juli 2022 | 20:55 WIB
X