• Rabu, 10 Agustus 2022

Polres Buleleng Berhasil Mengungkap Otak Pelaku Perusakan Rumah Warga

- Senin, 4 Juli 2022 | 04:40 WIB

Giwangkara.com - Perusakan dan pembakaran yang terjadi di Desa Adat Julah pada hari Kamis (9/6/2022), berawal dari kegiatan gotong royong pukul 09.00.

Saat itu, Kepala Desa (IKS) selaku salah satu pelaku utama membacakan silsilah rumah yang berdiri di atas tanah sengketa. Rumah tersebut dihuni oleh Sahrudin (26).

Namun, IKS diduga memprovokasi massa untuk merusak dan membakar rumah yang dihuni oleh Sahrudin.

Baca Juga: Puluhan Jemaah Calon Haji Diterbangkan Kembali Ke Tanah Air

"Pembacaan silsilah tanah itu menyulut emosi massa. Mereka lantas melakukan perusakan dan pembakaran rumah tersebut. Rumah dibakar dengan sabut kelapa," ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Hadismatika.

9 Orang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini, yaitu terdiri 2 pelaku utama yaitu IKS (68) dan bendahara Desa, KS (42).

Sedangkan 7 pelaku yang melakukan perusakan dan pembakaran yakni IKS (33), INK (71), IWS (30), KS (43), NS (38), WJ (57), dan WP (21).

Baca Juga: Pesepeda Menjadi Korban Tabrak Lari Pajero Putih

Berdasarkan berita dari denpasar.kompas.com, dalam artikel "Kepala Desa Adat di Buleleng Jadi Tersangka Perusakan dan Pembakaran Rumah, Diduga Hasut Warga", Kedua aktor utama tersebut dijerat pasal 160 KUHP pasal 55 KUHP tentang penghasutan dengan ancaman penjara selama enam tahun.

Sedangkan tujuh tersangka lainnya terjerat pasal 170 KUHP tentang bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang dengan ancaman hukuman penjara lima tahun enam bulan.

Halaman:

Editor: Amat Heryadin

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:50 WIB

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 23:47 WIB
X