• Rabu, 10 Agustus 2022

Geger! Ajaran Sesat di Garut Berkedok Agama, Masuk Surga Cuma Bayar Rp25000?

- Selasa, 5 Juli 2022 | 12:07 WIB
Kembali geger penipuan yang mengatasnamakan agama. Diketahui, Kabupaten Garut di Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang masyarakatnya terpapar paham radikalisme atau ajaran sesat.  Terbukti dari catatan Kemenag Kab. Garut, dari 42 kecamatan di w (regional.id)
Kembali geger penipuan yang mengatasnamakan agama. Diketahui, Kabupaten Garut di Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang masyarakatnya terpapar paham radikalisme atau ajaran sesat. Terbukti dari catatan Kemenag Kab. Garut, dari 42 kecamatan di w (regional.id)

Garut, Giwangkara.com -- Kembali geger penipuan yang mengatasnamakan agama.

Diketahui, Kabupaten Garut di Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang masyarakatnya terpapar paham radikalisme atau ajaran sesat.

Terbukti dari catatan Kemenag Kab. Garut, dari 42 kecamatan di wilayah administrasi Garut, sebanyak 41 diantaranya telah terpapar paham radikal.

"Fenomena yang terjadi Garut memang dinamis dan luar biasa. Saya telah menjabat sebagai kepala Kantor Kemenag di 8 daerah di Jabar. Di Garut inilah saya merasakan sungguh luar biasa dinamikanya," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Garut, Dr. H. Cece Hidayat saat acara Dialog Kebangsaan bertema "Membangun Moderasi Beragama, Mengelola Keberagaman, Meneguhkan KeIndonesiaan, Kamis, 30 Juni 2022.

 Baca Juga: Pelaku Spesialis Pencuri Rumah Kosong Telah Berhasil Diamankan

Cece mengungkapkan, beberapa masyarakat di Garut telah terpapar paham radikalisme atau ajaran sesat.

Pemerintah telah membuat satgas untuk menangkal paham radikalisme agar tidak makin menyebar luas.

Menurut Cece, paham radikalisme atau ajaran sesat ini mengajarkan hal-hal diluar ajaran agama.

Seperti misalnya tidak perlu beribadah, dan sebagai gantinya jalan menuju surga bisa didapat dengan membayar Rp25.000.

"Ada sebuah kejadian yang kami alami. Saat deklarasi 200 warga di Selatan itu, saya berbincang dengan seorang ibu, yang tidak mengakui sebagai WNI," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 Bertambah, Jokowi: Gaungkan Kembali Protokol Kesehatan


"Dia diajari gurunya tidak shalat. Sebagai gantinya, cukup membayar infaq Rp 25.000. Dijamin akan selamat dan masuk surga. Ini merupakan pembodohan kepada umat," ujar Cece.

Halaman:

Editor: kwon oca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 23:47 WIB
X