• Kamis, 29 September 2022

Tembakan Bharada E pada Brigadir J Disebut Bukan Pembelaan Diri, Teriakan Istri Ferdy Sambo Masih Tanda Tanya

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:12 WIB
Kronologi Awal Kasus Kematian Brigadir J
Kronologi Awal Kasus Kematian Brigadir J

Jakarta, Giwangkara.com -- Penyidik yang dilakukan oleh Bareskrim Polri telah menetapkan bahwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka pada kasus polisi tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Bharada E selaku pelaku penembak yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J itu langsung ditahan di Rutan Bareskrim setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Bharada E ada di Bareskrim di Pidum setelah ditetapkan tersangka tentu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka dan langsung akan kami tangkap dan kami tahan,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8) malam.

Baca Juga: Mahfud MD Tanggapi Kasus Brigadir J: Sebetulnya Mudah, Tapi...

Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan di-juncto-kan dengan Pasal 55 tentang bersekongkol dalam tindak kejahatan (turut serta). Adapun, Pasal 56 KUHP tentang membantu tindak pidana atau kejahatan.

Bunyi Pasal 338 KUHP: Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Brigjen Andi menjelaskan Bharada E ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus yang dilaporkan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J.

Baca Juga: Saiful Anam Menduga Masih Ada Otak Intelektual Dibalik Tewasnya Brigadir J

"Jadi terkait laporan polisi oleh keluarga Brigadir Yosua," ujar Brigjen Andi.

Halaman:

Editor: kwon oca

Sumber: JPNN.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Soeharto Kawan atau Pahlawan dalam G30S PKI?

Rabu, 28 September 2022 | 19:38 WIB
X