• Rabu, 10 Agustus 2022

Bukan Membela Diri, Bharada E Dijerat Pasal 55 dan 56, Apa Itu?

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:45 WIB
Ilustrasi penembakan/Ist
Ilustrasi penembakan/Ist

Jakarta, Giwangkara.com -- Sudah satu bulan sejak terjadinya kasus polisi tembak polisi yang mengakibatkan tewasnya salah satu anggota brimob.

Namun penyelidikan kasus kematian atas nama Brigadi J masih terus bergulir.  Dan yang terbaru, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri saat ini telah menetapkan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka pada Rabu (3/8/2022).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menyebutkan bahwa Bharada E telah melanggar Pasal 338 tentang pembunuhan dan turut serta.

 Baca Juga: Pengacara tetap Yakin Penembakan yang Dilakukan Bharada E sebagai Pembelaan Diri: Duel Satu Lawan Satu

“Pasal 338 jo 55 dan 56 KUHP. Jadi bukan bela diri,” ujar Andi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Gelar perkara dan pemeriksaan saksi pada Bharada E, kata Andi, telah menjadi tersangka dari laporan yang dibuat oleh pihak keluarga Brigadir J terkait dugaan adanya pembunuhan berencana. Penyidik juga menetapkan Bharada E sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara serta pemeriksaan saksi terhadap dari Bharada E. Pihaknya telah memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

“Pemeriksaan atau penyidikan tidak berhenti sampai sini, ini tetap berkembang sebagaimana juga rekan-rekan ketahui bahwa masih ada saksi lagi yang akan kita lakukan pemeriksaan beberapa hari ke depan,” kata Andi. 

 Baca Juga: Usai Jalani Pemeriksaan, Irjen Ferdy Sambo: Saya Berikan Keterangan dengan Kejadian di Rumah Dinas

Lalu, apa isi pasal 338 KUHP, 55 dan 56 KUHP yang dijeratkan Bharada E? Isi pasal 338 KUHP berbunyi, mengatur soal tindak pidana pembunuhan berencana dengan sanksi penjara yang sudah ditetapkan.

Halaman:

Editor: kwon oca

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 23:47 WIB
X