• Senin, 5 Desember 2022

Diduga Hilangkan Barang Bukti, Ferdy Sambo Bisa Dipidana 4 Tahun Penjara

- Senin, 8 Agustus 2022 | 14:14 WIB
Ilustrasi Penembakan/Pixabay
Ilustrasi Penembakan/Pixabay

Jakarta, Giwangkara.com -- Ferdy Sambo bisa dijerat pidana karena diduga telah melanggar prosedur olah Tempat Kejadian Perkara. IPW menyebut pelanggaran kode etik berat itu bisa dianggap melanggar Pasal 221 dan Pasal 233 KUHP.

“Dalam pelanggaran kode etik itu juga termasuk perbuatan pidana,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso lewat keterangan tertulis, Ahad, 7 Agustus 2022.

Dimana Pasal 221 KUHP adalah mengatur tentang perbuatan menghalangi penyidikan. Sementara, Pasal 233 KUHP mengatur tentang penghilangan barang bukti. Menurut dia, perbuatan itu bisa dipidana paling lama 4 tahun penjara.

 Baca Juga: Ditahan di Mako Brimob, Putri Candrawathi Dilarang Temui Ferdy Sambo

Menurut Sugeng, bila Ferdy juga terbukti benar menyuruh mengambil CCTV yang bukan miliknya, maka dia bisa dipidanakan. Sugeng menyebutkan lebih lanjut, perbuatan itu bisa dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Menurut dia, penempatan Ferdy Sambo di Mako Brimob dapat melancarkan proses pemeriksaan oleh Inspektorat Khusus atau Tim Khusus. Inspektorat akan memeriksa mengenai pelanggaran kode etik, sementara Timsus mengecek tentang unsur pidana.

Polri juga menyatakan mantan Kadiv Propam Polri itu akan ditempatkan di lokasi khusus di Markas Komando Korps Brigade Mobil selama 30 hari. Penempatan itu telah sesuai dengan instruksi dari Inspektorat Khusus Polri.

 Baca Juga: Kesaksian Bharada E: Ferdy Sambo Pegang Senjata Disebelah Jasad Brigadir J

“Info dari Itsus selama 30 hari,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo, Ahad, 7 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: kwon oca

Sumber: Tempo.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakti Kesehatan Biddokes Polda Jabar di Cianjur

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:59 WIB

Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Rabu, 30 November 2022 | 12:24 WIB

Polri dan Trauma Healing Pasca Gempa Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 11:50 WIB
X