• Jumat, 30 September 2022

Bharada E Mengaku Tak Tahu Adanya Pelecehan Seksual yang Menimpa Istri Ferdy Sambo

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:51 WIB
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (baju hitam) berjalan keluar usai pemeriksaan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Bharada E dimintai keterangan terkait tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat/Liputan6.com/Joha
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (baju hitam) berjalan keluar usai pemeriksaan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Bharada E dimintai keterangan terkait tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat/Liputan6.com/Joha

Giwangkara.com - Kasus kematian Brigadir J terus menjadi perhatian publik. Usai Ditetapkan sebagai tersangka, Bharada E sedikit demi sedikit mulai menguak misteri kematian Brigadir Yosua. 

Bharada E diduga terlibat adu tembak dengan Brigadir J karena melakukan pelecehan seksual kepada Istri Irjen Ferdy Sambo, berinisial PC.

Namun baru-baru ini, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E justru memberikan keterangan berbeda tentang kematian Brigadir J. 

Bharada E konsisten dengan keterangan jika ia tak tahu adanya pelecehan itu.

Baca Juga: Keterangan Berubah Total, Bharada E siap Bongkar Dalang Pembunuhan Brigadir J?

"Betul, dia (Bharada E tidak tahu. Tidak tahu (ada pelecehan)," kata pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, kepada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Hal sama diungkapkan oleh Komnas HAM yang ragu akan adanya dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan saksi dalam peristiwa baku tembak ini tidak melihat adanya pelecehan.

Pengacara Bharada E menyebut kliennya diperintah oleh atasannya untuk menembak Brigadir J atau Brigadir Yosua. 

Halaman:

Editor: Indana Zulfa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X