• Jumat, 30 September 2022

Apa Motif Ferdy Sambo yang Perintahkan Bharada E untuk Menembak Brigadir J

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:04 WIB
Irjen Ferdy Sambo terancam hukuman mati (Detikcom/Rifkianto Nugroho)
Irjen Ferdy Sambo terancam hukuman mati (Detikcom/Rifkianto Nugroho)

Jakarta, Giwangkara.com -- Irjen Ferdy Sambo sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka dari kasus penembakan kepada Brigadir J hingga tewas. Namun saat ini motif Ferdy di kasus tersebut masih menjadi misteri.

"Terkait dengan motif saat ini sedang dilakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan terhadap Ibu Putri," kata Listyo Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa, 9 Agustus 2022.

Listyo menyebutkan pendalaman yang sudah dilakukan Tim Khusus yang dibentuknya telah menemukan bahwa tidak ditemukannya fakta peristiwa tembak-menembak antara Brigadir J dan Bharada E. Penembakan justru dilakukan Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo. 

 Baca Juga: Peran Masing-masing Tersangka dalam Kasus Brigadir J

"Timsus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah penembakan terhadap J yang mengakibatkan J meninggal dunia yang dilakukan RE atas perintah FS," kata Listyo Sigit.

Dalam perkembangan yang lainnya, kuasa hukum Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, Iwan Irawan, mengatakan polisi telah menggeledah dan menyita enam barang dari rumah mertua Ferdy Sambo di Jalan Bangka XI, Kemang, Jakarta Selatan, hari ini, 9 Agustus 2022.

“Jadi ada proses penggeledahan dan dilanjutkan proses penyitaan oleh penyidik. Ada enam item yang disita, sepatu, baju, dan beberapa hal lagi yang disita,” kata Iwan Irawan dikutip dari Tempo.co, 9 Agustus 2022.

 Baca Juga: Budayawan: Tewasnya Brigadir J Pantas Diratapi oleh Semua Orang Batak

Ihwal laporan pelecehan seksual yang diajukan Putri Candrawathi, ia berharap laporan ini diproses sehingga terkuak motif di balik pembunuhan Brigadir J.

Halaman:

Editor: kwon oca

Sumber: Tempo.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X