• Jumat, 30 September 2022

Ngeri dan Menjijikan! Begini Cerita Dugaan Pelecehan Seksual yang terjadi pada Putri Chandrawati

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:58 WIB
Ferdy Sambo (tempo.co)
Ferdy Sambo (tempo.co)

Giwangkara.com - Misteri kematian Brigadir J atau Brigadir Yosua yang ditembak oleh Bharada E atas suruhan Ferdy Sambo terus dikupas pihak kepolisian.


Motif Ferdy Sambo menghabisi nyawa Brigadir J pun membuat publik penasaran. Meski demikian, pihak polisi mengatakan tidak akan mengungkapkan motif tersebut. Hal itu dikarenakan harus menjaga perasaan pihak lain.

Menkopolhukam Mahfud MD mengungkapkan uraian atau cerita dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada istri mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawati.

Baca Juga: Motif Ferdy Sambo di Kasus Kematian Brigadir J, Mahfud MD: Sensitif, Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud Md juga sempat mengatakan jika motif kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Ferdy sambo dengan menyuruh ajudannya Bharada E atau Bharada Eliezer sangat sensitif dan hanya boleh didengar oleh orang dewasa.

Saat hadir di podcast Deddy Corbuzier, Mahfud MD menjelaskan bahwa cerita dugaan pelecehan dari laporan pemeriksaan tersebutlah yang membuat dirinya menyebut motif pembunuhan berencana Brigadir J oleh Ferdy Sambo sensitif.

“Kan ada laporan kasus pelecehan ke polisi, harusnya dicabut dong pak?” tanya Deddy Corbuzier kepada Mahfud MD.

Menkopolhukam pun mengaku heran karena laporan kasus pelecehan tersebut masih diproses di kepolisian.

“Saya komunikasikan ke Bareskrim karena laporan pelecehan itu masih diproses sampai sekarang, saya bilang 'loh kan skenarionya sudah lain' sudah ada tersangkanya dengan dua alat bukti yang cukup,” kata Mahfud MD.

Halaman:

Editor: Indana Zulfa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X