• Senin, 5 Desember 2022

Mahfud MD Sebut Geng Ferdy Sambo Datang Halangi Penyidikan, Jokowi Sampai Turun Tangan!

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 01:37 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD saat tampil di Podcast Akbar Faizal/Tangkapan layar Youtube @AkbarFaizalUncensored
Menko Polhukam, Mahfud MD saat tampil di Podcast Akbar Faizal/Tangkapan layar Youtube @AkbarFaizalUncensored

Giwangkara.com - Polisi sudah menetapkan 5 tersangka dalam kasus kematian Brigadir J yakni Ferdy Sambo, Ricky Rizal, Richard Eliezer, dan Kuwat Ma'ruf, disusul dengan PC alias Putri Candrawathi.

Saat ini berkas dari 4 tersangka sudah diserahkan kepada kejaksaan dan menunggu P21 untuk proses selanjutnya yakni sidang. 

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengumumkan jika Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka atas kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Baca Juga: Putri Candrawathi Ditetapkan sebagai Tersangka, Ayah Brigadir J: Apa Motifnya!

Penetapan Ferdy Sambo menjadi tersangka kasus kematian Brigadir J itu diumumkan langsung oleh Kapolri di Mabes Polri pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Namun akhir-akhir ini publik sempat ramai dengan adanya isu perlawanan dari Geng Ferdy Sambo.

Seperti dilansir dari chanel Youtube Tribunnews.com, Menkopolhukam Mahfud MD menyebut bahwa anak buah Irjen Ferdy sambo ada yang sampai datang jauh-jauh dari luar kota demi menghalangi proses penyidikan pada kasus tewasnya Brigadir J.

Baca Juga: Tak Terduga, Geng Mafia Ferdy Sambo Mulai Melawan!

Bahkan Presiden Joko Widodo pun mengetahui kedatangan anak buah Irjen Ferdy sambo tersebut, hingga langsung memanggil Kapolri untuk menemui Presiden di Istana Negara.

Pengakuan Mahfud MD soal massa yang datang menghalangi penyidikan tersebut disampaikannya dalam Podcast akun Youtube Akbar Faizal Uncensored pada Kamis, 18 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Amat Heryadin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakti Kesehatan Biddokes Polda Jabar di Cianjur

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:59 WIB

Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Rabu, 30 November 2022 | 12:24 WIB

Polri dan Trauma Healing Pasca Gempa Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 11:50 WIB
X