BIJB Kertajati Dijual?

- Senin, 23 Januari 2023 | 14:07 WIB
Daddy Rohandy (dokumentasi)
Daddy Rohandy (dokumentasi)


Giwangkara.com -- Dijual? Calon pembelinya Arab Saudi dan India? Banyak kawan seolah tidak percaya dengan berita seputar rencana penjualan Bandara Internasional (BIJB) Kertajati. Rencana tersebut memang menyeruak di tengah maraknya isu pemberitaan lain. Lalu, mengapa pula harus dijual? Bukankah BIJB Kertajati merupakan bandara kebanggaran Jawa Barat?

Berapa nilai yang layak? Manfaat apa yang akan diperoleh dari penjualan itu? Penjualan sebuah aset negara pasti haruslah didasari dengan pertimbangan yang sangat matang. Namun, bisa jadi hal itu sudah dipikirkan pula oleh Pemerintah Pusat.

Lantas, bagaimana nasib PT BIJB Kertajati yang merupakan pemegang saham mayoritas di bandara yang dirintis oleh para senior Jabar sejak 2003 itu? Bagaimana nasib lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat? Bukankah yang di-imbrenk-kan hanya 300 hektare. Padahal, lahan yang dibebaskan sudah 1.040 hektare?

Baca Juga: Ciayumajakuning Masih Butuh 10000 SS

Apapun kebijakan yang diambil, tentu selayaknya sudah memikirkan segala plus-minusnya. Bisa jadi hal itu dilakukan, salah satunya, karena manajemen yang ada dianggap tidak mampu mengembangkan bandara tersebut.

Padahal andai rencana Presiden Jokowi dilakukan saja, semestinya BIJB Kertajati bisa beroperasi dengan baik. Betapa tidak, relokasi PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad ke Kertajati semestinya membuat BIJB Kertajati menggeliat.

Apalagi jika BIJB Kertajati dijadikan bandara tempat pemberangkatan haji-umrah Jawa Barat. Belum lagi ada amanat Presiden Jokowi pula yang tak kalah hebatnya, yakni BIJB Kertajati dijadikan sebagai pusat perawatan pesawat TNI dan Polri yang jumlahnya tidak sedikit. Dapat dibayangkan jika itu semua terjadi. Pastilah BIJB Kertajati sudah maju sedemikian pesat.

Baca Juga: TPT Sungai Ciberes Tak Beres-beres, Gunungsari Terendam Lag

Jika amanat Presiden Jokowi dilakukan saja, sesungguhnya BIJB Kertajati bisa menjadi sebuah bandara yang sangat sibuk. BIJB Kertajati pun akan benar-benar menjadi jendela sekaligus pintu besar untuk keluar-masuknya wisatawan mancanegara andai saja jalur penerbangannya dibuka oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Belum lagi potensi penumpang yang sesungguhnya sangat besar. Betapa tidak, Jabar merupakan provinsi dengan penduduk muslim terbesar. Artinya, kalau toh jumlah jamaah haji masih terbatas, tidak demikian halnya dengan jumlah jamaah umrah yang bisa terbang ke Tanah Suci sepanjang tahun.

Halaman:

Editor: kwon oca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BIJB Kertajati Dijual?

Senin, 23 Januari 2023 | 14:07 WIB

Rekomendasi 5 HP Vivo Terbaru 2023

Kamis, 19 Januari 2023 | 10:03 WIB

Fitur WhatsApp Aero Apk Berikut Link Downloadnya

Sabtu, 31 Desember 2022 | 23:29 WIB
X