• Rabu, 27 Oktober 2021

Pelatihan Warga Kelurahan Baru Pasarebo untuk Menangani Kebakaran

- Minggu, 19 September 2021 | 21:11 WIB
Pelatihan Warga Kelurahan Baru Pasarebo untuk Menangani Kebakaran (Nurito - Beritajakarta.id)
Pelatihan Warga Kelurahan Baru Pasarebo untuk Menangani Kebakaran (Nurito - Beritajakarta.id)

Jakarta, Giwangkara.com - Terjadinya banyak kasus kebakaran di Jakarta harus membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam menyalakan atau memakai api.

Untuk itu, sosialisasi atau penambahan pengetahuan bagi masyarakat perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya kebakaran. Sosialisasi juga dimaksudkan agar masyarakat bisa beraksi dan tahu apa yang harus dilakukan saat kebakaran terjadi.

Melansir dari beritajakarta.id pada artikel berjudul Warga RW 02 Kelurahan Baru Dilatih Tangani Kebakaran

Sebanyak 20 warga yang terdiri dari pengurus RT, karang taruna dan kader dasawisma di RW 02 Kelurahan Baru, Pasarebo, mendapat pelatihan penanggulangan kebakaran dari jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur">Jakarta Timur, Minggu (19/9).

Baca Juga: 5 Hal yang Dapat Kamu Lakukan Agar Menjadi Pribadi yang Sadar Diri

Kasudin Gulkarmat Jakarta Timur">Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, pelatihan ini dalam rangka pembentukan Sistem Keselamatan Kebakaran Lingkungan (SKKL) di wilayah tersebut. Warga yang mendapat pelatihan ini merupakan anggota relawan kebakaran (Redkar) yang tergabung dalam SKKL tersebut.

"Redkar ini merupakan ujung tombak pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan masyarakat," kata Muchtar.

Muchtar berharap, 20 anggota Redkar ini siap membantu masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayahnya. Sehingga saat terjadi kebakaran, api tidak membesar dan melebar.

Kasi Pencegahan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur">Jakarta Timur, Edi Parwoko menambahkan, pembentukan SKKL dan pelatihan anggota Redkar ini melibatkan enam personel. Mereka memberikan materi berupa pengenalan perilaku api, pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta penyelamatan.

"Selain teori, mereka dilatih melakukan pemadaman api menggunakan media handuk basah dan alat pemadam api ringan (Apar)," tandasnya.

***

(Nurito - Beritajakarta.id)

Editor: Satria Ilham Sagara

Sumber: Beritajakarta.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X