• Jumat, 27 Mei 2022

Intensitas Kebencanaan Meningkat, Ini Kesiapsiagaan Pemprov Jabar Hadapi Potensi Bencana di Akhir Tahun

- Selasa, 23 November 2021 | 15:00 WIB
Siaga Bencana Akhir Tahun (Pikiranrakyat.com)
Siaga Bencana Akhir Tahun (Pikiranrakyat.com)

Bandung, Giwangkara.com -- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat gelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 23 November 2021.

Hal itu dilakukan untuk kesiapsiagaan terkait bencana di Jawa Barat, mengingat intensttas yang mulai meningkat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memimpin gelar pasukan yang terdiri dari unsur BPBD, Basarnas, Pemadaman Kebakaran, Tagana, Kepolisian, TNI dan juga BBWS.

Baca Juga: Terungkap Alasan Keluarga Bibi Ardiansyah tak Restui Pernikahan dengan Vanessa Angel

Kang Emil, sapaan akrab dari RIdwan Kamil pun mengatakan secara hikmah di balik keindahan Jawa Barat yang luar biasa juga terkandung yang namanya potensi kebencanaan yang memang menurut catatan dari tahun ke tahun jumlah dinamika alam ini menyesuaikan diri.

Kurang lebih di atas 1.500-2.000 laporan kebencanaan per tahun.

"Mayoritas adalah hidrologis rata-rata dari Jabar Tengah ke Utara sifatnya banjir, Jabar Tengah ke Selatan sifatnya longsor. Dan karena BMKG sudah memberikan warning berupa prediksi cuaca musim hujan yang sesekali curahnya sangat ekstrem akan terjadi sampai Desember dan Januari maksimal. Sehingga dari bulan Oktober kita sudah siaga satu dan sekarang penguatan mengunjungi lagi para pasukan," tuturnya usai apel.

Baca Juga: Jokowi Beri Himbauan tentang Penerapan PPKM Level 3 Menjelang Natal dan Tahun Baru

Kang Emil juga sudah yakin jika pasukan kebencanaan sudah siap dengan berbagai hal yang terjadi.

"Tadi sudah dilihat bahwa Jabar pasukan kebencanaannya sangat siap. Ada peralatan baru, dapur umum yang canggih dari Kodam melengkapi dapur umum yang ada dari berbagai institusi termasuk kepolisian, Basarnas, Dinsos dan lainnya," ujar Ridwan menambahkan.

Selain itu, terdapat peralatan mengubah air sungai laik minum jika di titik kebencanaan butuh air bersih yang memadai, dan ada filter air.

Baca Juga: Dody Soedrajat Dihujat Netizen saat Posting Barang Milik Vanessa Angel: Sebelum Masuk 'Museum Keluarga'

"Per hari ini dari Oktober sudah disampaikan siaga satu sudah ada 500-an laporan kebencanaan dan Mudah-mudahan tahun ke tahun jumlahnya makin sedikit dan kita bisa fokus membangun Jabar lebih baik," ucap dia.

Kang Emil mengatakan, kemarin dia berkunjung ke Citarum ada progres dan rasa optimis dari warga. Bahwa sebelum pekerjaan di Citarum Dayeuhkolot itu luas banjirnya 370 hektar genangan air berhari-hari. Sekarang kalaupun ada berita banjir itu tinggal 25 persennya. 75 persennya sudah tidak terjadi banjir lagi.

"Saya wawancara minta testimoni warga juga menyatakan demikian. Inilah upaya pemerintah dalam menanggulangi bencana," ujarnya.

Terkait dengan titik rawan, per hari ini di era curah hujan tinggi Jabar Selatan jadi prioritas dari mulai Garut Selatan, Cianjur Selatan, Sukabumi Selatan dan khususnya Kabupaten Bogor yang paling tinggi. Pihaknya terus memberikan atensi.

Editor: kwon oca

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Jabar Terima Audiensi KSPSI Jawa Barat

Kamis, 19 Mei 2022 | 20:39 WIB
X