• Jumat, 19 Agustus 2022

Inilah Data Perkembangan dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 23 November 2021

- Rabu, 24 November 2021 | 09:38 WIB
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Nataliya Vaitkevich)
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Jakarta, Giwangkara.com - Pengendalian dan upaya atas pandemi COVID-19 masih dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Penerapan 3T hingga vaksinasi dilakukan kepada sejumlah kelompok prioritas.

Untuk mengurangi paparan dan penularan yang terjadi, masyarakat dihimbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan.

Mengutip dari beritajakarta.id pada artikel berjudul Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 23 November 2021, menuliskan data dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Baca Juga: 5 Tanda yang Menandakan Kamu adalah Orang yang Tulus dan Baik Hati

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 15.335 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 14.261 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 69 positif dan 14.192 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 44.240 orang dites, dengan hasil 18 positif dan 44.222 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. "Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 105.054 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 683.752 per sejuta penduduk," terang Dwi, seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 26 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 486 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 863.551 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 849.491 dengan tingkat kesembuhan 98,4%, dan total 13.574 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Halaman:

Editor: Satria Ilham Sagara

Sumber: Beritajakarta.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inovasi Prajurit Siliwangi untuk Negeri

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:00 WIB

DPRD Kota Bandung Dorong Raperda RTRW Berkualitas

Selasa, 16 Agustus 2022 | 07:45 WIB
X