• Selasa, 5 Juli 2022

Pengecekan Kasus PKM Jelang Iduladha, Ema Sumarna dan DKPP Kota Bandung Tinjau Peternakan Hewan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 15:58 WIB
Pengecekan Kasus PKM Jelang Iduladha, Ema Sumarna dan DKPP Kota Bandung Tinjau Peternakan Hewan (Humas Kota Bandung)
Pengecekan Kasus PKM Jelang Iduladha, Ema Sumarna dan DKPP Kota Bandung Tinjau Peternakan Hewan (Humas Kota Bandung)

Bandung, Giwangkara.com -- Untuk mengecek perkembangan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan berkuku belah jelang Iduladha, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna beserta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung meninjau beberapa peternakan hewan.

Salah satunya di Jalan Permata Taman Sari XII No. 13 Arcamanik, pada Jumat, 20 Mei 2022. 

Melalui hasil pemantauan, dapat dipastikan sampai saat ini belum ada konfirmasi kasus positif PMK pada hewan ternak di Kota Bandung. Namun, Ema menegaskan, jika Pemkot Bandung akan terus melakukan pencegahan penyebaran PMK.

 Baca Juga: Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Yana Berharap Kota Bandung Semakin Kreatif dan Inovatif

"Di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Subang itu sudah ditemukan kasusnya. Ibaratnya kita ini jadi terkepung dengan daerah-daerah yang terkonfirmasi aktif PMK. Maka, saat ini kami dan DKPP melakukan pengecekan intensif," ungkap Ema. 

Di Kota Bandung tercatat 50 peternak sapi dan 150 peternak domba. Dari 50 peternakan ini, terdapat 980 stok sapi di Kota Bandung. Sedangkan stok domba mencapai 1.118 ekor. 

Namun, biasanya menjelang Iduladha, angka stok hewan untuk kurban akan semakin meningkat seiring dengan datangnya serbuan para pedagang musiman. Sebelum pandemi Covid-19, stok sapi untuk kurban mencapai 5.000 ekor dan domba 15.000 ekor. 

 Baca Juga: DPRD Jabar: Sosialisasi 4 Pilar Harus Menarik dan Berdampak Bagi Masyarakat

"Saat pandemi, jumlah sapi untuk kurban turun menjadi 3.500 ekor dan domba 12.000 ekor. Saya prediksi di saat ada PMK ini bisa jadi kondisi jumlahnya akan ada penurunan kembali seperti awal-awal Covid-19 karena hewan tidak mudah untuk mobilitas," jelasnya. 

Halaman:

Editor: kwon oca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi B Tagih Sejumlah Program Kerja Disbudpar

Senin, 4 Juli 2022 | 13:36 WIB
X