• Sabtu, 13 Agustus 2022

Ineu Harap Kasus bullying di Kalangan Anak-anak Tidak Terjadi Lagi

- Senin, 25 Juli 2022 | 01:20 WIB
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar, Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari S.Sos, MM, saat Reses II Tahun Anggaran 2021-2022 di Desa Pangarengan Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang, Senin, 7 Maret 2022.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar, Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari S.Sos, MM, saat Reses II Tahun Anggaran 2021-2022 di Desa Pangarengan Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang, Senin, 7 Maret 2022.

Giwangkara.com - Nasib nahas menimpa pelajar SD kelas V di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang menjadi korban bullying teman-temannya.

Pelajar tersebut meninggal dunia pada Minggu (18/7/2022), karena depresi setelah menjadi korban perundungan usai dipaksa teman-temannya menyetubuhi seekor kucing.

Tragisnya, aksi itu justru direkam para pelaku hingga videonya pun tersebar luas.

Ternyata, korban tak hanya dipaksa untuk melakukan aksi tak senonoh tersebut. Kepada ibunya, korban mengaku sering dipukuli teman-temannya saat main bersama.

Baca Juga: Sadis! Tak Hanya Dipukuli, Bocah SD di Tasikmalaya juga Dipaksa Setubuhi Kucing hingga Meninggal Dunia

Kasus meninggalnya pelajar SD kelas V di Kabupaten Tasikmalaya yang depresi karena bullying, kini sudah dalam proses penanganan kepolisian.

Nyatanya, di sisi lain, DPRD Jabar juga tengah meminta pihak sekolah untuk tidak lepas tangan dan harus turut bertanggung jawab.

Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, persoalan kasus perundungan ini menjadi tanggung jawab sekolah dan orangtua.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jabar Serahkan Hadiah Lomba Desain Poster Dalam Rangka Peringatan Bulan Bung Karno

Halaman:

Editor: Amat Heryadin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X