• Sabtu, 13 Agustus 2022

Jaga Kesehatan Mental saat Era Digital, Pemkot Bandung Berkolaborasi dengan PT Telkomsel Hadirkan Program CSR 

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:00 WIB
Jaga Kesehatan Mental saat Era Digital, Pemkot Bandung Berkolaborasi dengan PT Telkomsel Hadirkan Program CSR  (Humas Pemkot Bandung)
Jaga Kesehatan Mental saat Era Digital, Pemkot Bandung Berkolaborasi dengan PT Telkomsel Hadirkan Program CSR  (Humas Pemkot Bandung)


Bandung, Giwangkara.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama PT. Telkomsel melalui program CSR Internet BAIK bersinergi membangun watak generasi Indonesia untuk menjaga kesehatan mental di tengah derasnya era digital.

Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak Januari-Agustus 2022 secara hibrid. General Manager CSR Telkomsel, Andry P. Santoso menyampaikan, dalam rangkaian Internet BAIK ini keseluruhan materi yang disampaikan mengenai peran keluarga terutama orang tua dalam membimbing anak menjelajahi dunia digital.

"Percepatan teknologi sama seperti pisau bermata dua. Saat kita pakai menggunakan hal baik, maka akan berdampak baik bagi kita, tapi bisa juga sebaliknya. Melalui program ini, kita ingin memberikan satu stimulus bagi masyarakat Indonesia," jelas Andry pada Kamis, 4 Agustus 2022 di Bandung Creative Hub.

Baca Juga: 100 Persen WFO Bagi Pegawai yang Sudah Divaksin

Ia menambahkan, sudah sejak 2016 Telkomsel menggalakkan program Internet BAIK. Sebelum pandemi, program ini dilakukan secara luring dengan berkunjung ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

"Kita lewat offline, datang ke sekolah-sekolah di Indonesia. Kita bertemu orang tua murid, guru, dan anak-anak. Kita buat workshop di bebagai daerah dengan tematik berbeda," ujarnya.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan, lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional. Lalu, lebih dari 12 juta penduduk berusia di atas 15 tahun mengalami depresi.

Baca Juga: Bansos Presiden Dikubur di Lahan Kosong Daerah Depok, Pemerintah Bentuk Tim Investigasi

Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Darto AP mengatakan, 2021 terdapat belasan anak yang bertemu tenaga ahli medis karena mengalami masalah ketergantungan gadget.

"Belasan anak mengunjungi RSKIA/RS Bandung Kiwari karena mengalami masalah ketergantungan gadget. Bahkan, ada pula yang mendapat perawatan di RS Cisarua," ucap Darto.

Halaman:

Editor: kwon oca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X